michael buble - home
"Home"
Another summer day
Has come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm
May be surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh, I miss you, you know
And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you
Each one a line or two
“I’m fine baby, how are you?”
Well I would send them but I know that it’s just not enough
My words were cold and flat
And you deserve more than that
Another aeroplane
Another sunny place
I’m lucky, I know
But I wanna go home
Mmmm, I’ve got to go home
Let me go home
I’m just too far from where you are
I wanna come home
And I feel just like I’m living someone else’s life
It’s like I just stepped outside
When everything was going right
And I know just why you could not
Come along with me
'Cause this was not your dream
But you always believed in me
Another winter day has come
And gone away
In even Paris and Rome
And I wanna go home
Let me go home
And I’m surrounded by
A million people I
Still feel all alone
Oh, let me go home
Oh, I miss you, you know
Let me go home
I’ve had my run
Baby, I’m done
I gotta go home
Let me go home
It will all be all right
I’ll be home tonight
I’m coming back home
story of a little paper flower and rose fruit (part !)
times on stage (nostalgic story of guitar)
hhhhhhhhhhhhhheeeeeeeeeeeeeeeeeilllllllllllllllll
yang maw beli hape murah !
pokoke gw langsung kecantol ngeliat ni thread, barang lama tapi baru . gile beneeeeerrrrrr
langsung aja klik linknya -->>>>> "http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2547290
junk post
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, at Friday, October 23, 2009, in
Labels:
jokes asem
* no intention what to do
sedikit basa basi
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, at Friday, October 23, 2009, in
Labels:
curhat
that laptop is locked.
i dont know why.
but i really hate it.
i REALLY hate it.........
inikah takdir????
“Memang sudah dari sananya,” adalah ungkapan yang sering kita dengar jika berkomentar tentang perilaku atau sifat seseorang. Artinya, memang sudah takdirnya. Apakah takdir itu jika ditinjau dari sains? Yang jelas, ada faktor keturunan yang bisa menjadi takdir seseorang untuk mengalami suatu hal yang sama dengan orangtuanya. Berikut ada 10 kondisi pada manusia yang bersikap “takdir” keturunan.
1. Alkoholisme
Anak-anak penderita alkoholik tidak ditargetkan menjadi pecandu alkohol juga. Tapi studi terbaru mengungkap bahwa sekitar 50 persen anak para alkoholik berisiko menderita nasib serupa dengan orangtuanya. Sebesar 50 persennya lagi akan ditentukan oleh lingkungan. Ini disebabkan sejumlah gen pada orangtua menurun ke anak, sejenis gen ketergantungan.
2. Kanker Payudara
Penyebabnya memang masih misteri, namun ilmuwan sudah menemukan bahwa terjadi mutasi sejumlah gen seperti BRCA1 dan BRCA2 adalah pemicunya. Perempuan yang mewarisi mutasi gen ini akan menderita kanker payudara. Sedangkan kaum lelakinya akan mengalami risiko kanker prostat.
3. Buta Warna
Sebanyak 10 juta lelaki AS tak bisa membedakan mana merah dan hijau. Gangguan pengelihatan ini memang lebih banyak diderita Kaum Adam. Mengapa? Sebab gen reseptor warna hijau dan merah berada di posisi dekat kromosom X.
4. Kekerasan
Mengerikan juga jika seorang ayah yang suka melakukan kekerasan akan menurun pada anaknya. Perilaku agresif anak lelaki biasanya diturunkan dari gen ayahnya. Bukan hanya kebiasaan melakukan kekerasan, melainkan juga perilaku antisosial dan suka mencuri. Gen suka mencuri ini lebih banyak bekerja pada perempuan.
5.Obesitas
Kegemukan tak selamanya akibat lingkungan. Banyak kasus dimana orang memangvsulit menahan nafsu makannya. Ini disebabkan ada gen yang membuat fungsi penahan nafsu makan tidak bekerja dengan baik. Dan gen ini menurun. jadi jangan heran jika menjumpai satu keluarga yang bertubuh gemuk semua.
6. Penyakit Jantung
Jika punya anggota keluarga menderita diabetes atau stroke, bisa dipastikan akan menderita gangguan jantung. Anak dari orang tua penderita gangguan jantung dan peredaran darah akan mewarisi penyakit tersebut. Ditambah lagi pasien gagal jantung juga akan menurunkan penyakit serupa.
7. Saudara Kembar
Ingin memiliki saudara kembar? Periksa dulu apakah ada kembar dalam keluarga kita. Kasus kembar ini dipicu oleh suatu gen yang membuat seorang ibu melepaskan sel telur multipel selama evaluasi. Keturunan kembar ini tidak selalu menurun langsung ke anak-anak, bisa melompat ke cucu atrau sepupu.
8. Jerawat
Anda berjerawat parah? Agak sulit disembuhkan jika memang kedua orangtua kita berjerawat juga. Studi mempelihatkan banyak anak usia sekolah berjerawat juga memiliki riwayat berjerawat pada keluarganya.
9. Tak Doyan Susu
Ada sebagian orang yang tak bisa minum susu hewani dengan kandungan zat laktosa. Memang tubuh mereka tak mampu menoleransi laktosa sama sekali. Untuk bayi, biasanya disediakan susu kedelai dengan kandungan laktosa rendah. Kondisi seperti ini juga bersifat menurun dalam anggota keluarga.
10. Kebotakan
Walau kebotakan dianggap biasa pada kaum lelaki, ternyata hal itu juga dipicu oleh keturunan. Ada gen yang diturunkan oleh salah satu pihak orangtua atau keduanya yang menyebabkan si anak juga menderita kebotakan. Ada juga orang yang menderita kebotakan permanen yang pastinya juga disebabkan oleh satu jenis gen.
Kaca Spion (Catatan Andy Noya (kick Andi)).... buat lebaran, memikirkan hati
Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta . Tapi, suatu hari ada kerinduan
dan dorongan yang luar biasa untuk ke sana . Bukan untuk baca buku,
melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan. Gado-gado yang dulu
selalu membuat saya ngiler. Namun baru dua tiga suap, saya merasa gado-gado
yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa lalu. Bumbu kacang yang dulu
ingin saya jilat sampai piringnya mengkilap, kini rasanya amburadul. Padahal
ini gado-gado yang saya makan dulu. Kain penutup hitamnya sama. Penjualnya
juga masih sama. Tapi mengapa rasanya jauh berbeda? malamnya, soal
gado-gado itu saya ceritakan kepada istri. Bukan soal rasanya yang
mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah.
Sewaktu kuliah, hampir setiap siang, sebelum ke kampus saya selalu mampir ke
perpustakaan Soemantri Brodjonegoro. Ini tempat favorit saya. Selain karena
harus menyalin bahan-bahan pelajaran dari buku-buku wajib yang tidak mampu
saya beli, berada di antara ratusan buku membuat saya merasa begitu bahagia.
Biasanya satu sampai dua jam saya di sana . Jika masih ada waktu, saya
melahap buku-buku yang saya minati. Bau harum buku, terutama buku baru,
sungguh membuat pikiran terang dan hati riang. Sebelum meninggalkan
perpustakaan, biasanya saya singgah di gerobak gado-gado di sudut jalan, di
luar pagar. Kain penutupnya khas, warna hitam. Menurut saya, waktu itu,
inilah gado-gado paling enak seantero Jakarta . Harganya Rp 500 sepiring
sudah termasuk lontong. Makan sepiring tidak akan pernah puas. Kalau ada
uang lebih, saya pasti nambah satu piring lagi. Tahun berganti tahun. Drop
out dari kuliah, saya bekerja di Majalah TEMPO sebagai reporter buku Apa dan
Siapa Orang Indonesia . Kemudian pindah menjadi reporter di Harian Bisnis
Indonesia . Setelah itu menjadi redaktur di Majalah MATRA. Karir sayaterus
meningkat hingga menjadi pemimpin redaksi di Harian Media Indonesia dan
Metro TV.
Sampai suatu hari, kerinduan itu datang. Saya rindu makan gado-gado di sudut
jalan itu. Tetapi ketika rasa gado-gado berubah drastis, saya menjadi
gundah. Kegundahan yang aneh. Kepada istri saya utarakan kegundahan
tersebut. Saya risau saya sudah berubah dan tidak lagi menjadi diri saya
sendiri. Padahal sejak kecil saya berjanji jika suatu hari kelak saya punya
penghasilan yang cukup, punya mobil sendiri, dan punya rumah sendiri, saya
tidak ingin berubah. Saya tidak ingin menjadi sombong karenanya.
Hal itu berkaitan dengan pengalaman masa kecil saya di Surabaya . Sejak
kecil saya benci orang kaya. Ada kejadian yang sangat membekas dan menjadi
trauma masa kecil saya. Waktu itu umur saya sembilan tahun. Saya bersama
seorang teman berboncengan sepeda hendak bermain bola. Sepeda milik teman
yang saya kemudikan menyerempet sebuah mobil. Kaca spion mobil itu patah.
Begitu takutnya, bak kesetanan saya berlari pulang. Jarak 10 kilometer saya
tempuh tanpa berhenti. Hampir pingsan rasanya. Sesampai di rumah saya
langsung bersembunyi di bawah kolong tempat tidur. Upaya yang sebenarnya
sia-sia. Sebab waktu itu kami hanya tinggal di sebuah garasi
mobil, di Jalan Prapanca. Garasi mobil itu oleh pemiliknya disulap menjadi
kamar untuk disewakan kepada kami. Dengan ukuran kamar yang cuma enam kali
empat meter, tidak akan sulit menemukan saya. Apalagi tempat tidur di mana
saya bersembunyi adalah satu-satunya tempat tidur di ruangan itu. Tak lama
kemudian, saya mendengar keributan di luar. Rupanya sang pemilik mobil
datang. dengan suara keras dia marah-marah dan mengancam ibu saya. Intinya
dia meminta ganti rugi atas kerusakan mobilnya.
Pria itu, yang cuma saya kenali dari suaranya yang keras dan tidak
bersahabat, akhirnya pergi setelah ibu berjanji akan mengganti kaca spion
mobilnya. Saya ingat harga kaca spion itu Rp 2.000. Tapi uang senilai itu,
pada tahun 1970, sangat besar. Terutama bagi ibu yang mengandalkan
penghasilan dari menjahit baju. Sebagai gambaran, ongkos menjahit baju waktu
itu Rp 1.000 per potong. Satu baju memakan waktu dua minggu. Dalam sebulan,
order jahitan tidak menentu. Kadang sebulan ada tiga, tapi lebih sering cuma
satu. Dengan penghasilan dari menjahit itulah kami - ibu, dua kakak, dan
saya - harus bisa bertahan hidup sebulan.
Setiap bulan ibu harus mengangsur ganti rugi kaca spion tersebut. Setiap
akhir bulan sang pemilik mobil, atau utusannya, datang untuk mengambil uang.
Begitu berbulan-bulan. Saya lupa berapa lama ibu harus menyisihkan uang
untuk itu. Tetapi rasanya tidak ada habis-habisnya. Setiap akhir
bulan, saat orang itu datang untuk mengambil uang, saya selalu ketakutan. Di
mata saya dia begitu jahat. Bukankah dia kaya? Apalah artinya kaca spion
mobil baginya? Tidakah dia berbelas kasihan melihat kondisi ibu dan kami
yang hanya menumpang di sebuah garasi?
Saya tidak habis mengerti betapa teganya dia. Apalagi jika melihat wajah ibu
juga gelisah menjelang saat-saat pembayaran tiba. Saya benci pemilik mobil
itu. Saya benci orang-orang yang naik mobil mahal. Saya benci orang kaya.
Untuk menyalurkan kebencian itu, sering saya mengempeskan ban mobil-mobil
mewah. Bahkan anak-anak orang kaya menjadi sasaran saya. Jika musim
layangan, saya main ke kompleks perumahan orang-orang kaya. Saya menawarkan
jasa menjadi tukang gulung benang gelasan ketika mereka adu layangan. Pada
saat mereka sedang asyik, diam-diam benangnya saya putus dan gulungan benang
gelasannya saya bawa lari. Begitu berkali-kali. Setiap berhasil
melakukannya, saya puas. Ada dendam yang terbalaskan.
Sampai remaja perasaan itu masih ada. Saya muak melihat orang-orang kaya di
dalam mobil mewah. Saya merasa semua orang yang naik mobil mahal jahat.
Mereka orang-orang yang tidak punya belas kasihan. Mereka tidak punya hati
nurani.
Nah, ketika sudah bekerja dan rindu pada gado-gado yang dulu semasa kuliah
begitu lezat, saya dihadapkan pada kenyataan rasa gado-gado itu tidak enak
di lidah. Saya gundah. Jangan-jangan sayalah yang sudah berubah. Hal yang
sangat saya takuti. Kegundahan itu saya utarakan kepada istri. Dia hanya
tertawa. ''Andy Noya, kamu tidak usah merasa bersalah. Kalau gado-gado
langgananmu dulu tidak lagi nikmat, itu karena sekarang kamu sudah pernah
merasakan berbagai jenis makanan. Dulu mungkin kamu hanya bisa makan
gado-gado di pinggir jalan. Sekarang,
apalagi sebagai wartawan, kamu punya kesempatan mencoba makanan yang
enak-enak. Citarasamu sudah meningkat,'' ujarnya. Ketika dia melihat saya
tetap gundah, istri saya mencoba meyakinkan, "Kamu berhak untuk itu. Sebab
kamu sudah bekerja keras." Tidak mudah untuk untuk menghilangkan perasaan
bersalah itu. Sama sulitnya dengan meyakinkan diri saya waktu itu bahwa
tidak semua orang kaya itu jahat. Dengan karir yang terus meningkat dan gaji
yang saya terima, ada ketakutan saya akan berubah. Saya takut perasaan saya
tidak lagi sensisitif. Itulah kegundahan hati saya setelah makan gado-gado
yang berubah rasa. Saya takut bukan rasa gado-gado yang berubah, tetapi
sayalah yang berubah. Berubah menjadi sombong.
Ketakutan itu memang sangat kuat. Saya tidak ingin menjadi tidak sensitif.
Saya tidak ingin menjadi seperti pemilik mobil yang kaca spionnya saya
tabrak. Kesadaran semacam itu selalu saya tanamkan dalam hati. Walau dalam
kehidupan sehari-hari sering menghadapi ujian. Salah satunya ketika mobil
saya ditabrak sepeda motor dari belakang. Penumpang dan orang yang dibonceng
terjerembab. Pada siang terik, ketika jalanan macet, ditabrak dari belakang,
sungguh ujian yang berat untuk tidak marah. Rasanya ingin melompat dan
mendamprat pemilik motor yang menabrak saya. Namun, saya terkejut ketika
menyadari yang dibonceng adalah seorang ibu tua dengan kebaya lusuh.
Pengemudi motor adalah anaknya. Mereka berdua pucat pasi. Selain karena
terjatuh, tentu karena melihat mobil saya penyok. Hanya dalam sekian detik
bayangan masa kecil saya melintas. Wajah pucat itu serupa dengan wajah saya
ketika menabrak kaca spion.
Wajah yang merefleksikan ketakutan akan akibat yang harus mereka tanggung.
Sang ibu, yang ecet-lecet di lutut dan sikunya, berkali-kali meminta maaf
atas keteledoran anaknya. Dengan mengabaikan lukanya, dia berusaha
meluluhkan hati saya. Setidaknya agar saya tidak menuntut ganti rugi.
Sementara sang anak terpaku membisu. Pucat pasi. Hati yang panas segera
luluh. Saya tidak ingin mengulang apa yang pernah terjadi pada saya. Saya
tidak boleh membiarkan benih kebencian lahir siang itu. Apalah artinya mobil
yang penyok berbanding beban yang harus mereka pikul.
Maka saya bersyukur. Bersyukur pernah berada di posisi mereka. Dengan begitu
saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan. Setidaknya siang itu saya tidak
ingin lahir sebuah benih kebencian. Kebencian seperti yang pernah saya
rasakan dulu. Kebencian yang lahir dari pengalaman hidup
yang pahit.
Refleksi:
Mengapa harus sombong dengan kekayaan yang kita miliki, karena kekayaan
tiada berguna sama sekali, lebih baik menghidupkan lagi rasa toleransi yangada pada diri untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Takutlah Mati
Tak lagi tenang, beri jawaban
Apa terasa tiada bahagia
Gundah dahaga membahana di jiwa
Dunia bukan lagi surga
Ketika mati menyeruak di dada
Lafas pengampunan sirna
Tiada lagi kata berada
Cinta bukan naas di belia
Tak menahan datangnya duka
Tulang belakangku telah sesak,
Tersayat pisau
Bila mati tertadah dijumpa
Tiada harapan kan berguna
Nanti bukan sepatah berarti
Jika siap tiada dimengerti
Apa arti sebuah nyawa
Sebelum maut menjumpa
Tiada artinya lupa
Di depan-Nya yang Kuasa
Hanya absah
kosong
Indonesia needs an IT police team!
*before you read this article, please don't think negative about my thought. Thanx, I made it myself*
Now to shorten the time (4 you, I know that you want a simple, yet useful article), let's go to the title. What's up with that thing actually?
You know, internet is a great source of information. Really, really great, enormous place to explore. It happens all the time when you look at your phone, see your PC (or your laptop, perhaps), walking on the street seeing an internet café beside, or anything else. Well it's supposed that almost all the matters of someone forcing him/her to buy a laptop is because he/she wants to access internet, privately of course. This PRIVATE word has a bog meaning actually in my speech (hoooo speeechhh) today. Why? Because this PRIVATE word create a logical and humanical relationship and law. When there is no meaning that is understandable for homo sapiens species like us for PRIVATE as the meaning is, there will be nothing like this world today. That thing proves the existence of human as a kind of living things that has secrets.
The problem here is that so many privacy to be protected that humans don't see the truth of what they have to privatize by their own. In this case, we are talking about what's called sexual life. What is it mean to be privatized is that it has to be known by your own and by people who protect you (muhrim). It mustn't be known by other people who has nothing to do with our sexual life, and so does everyone else. This is the part of our life that is known only by you and people you desire, this is something that the price is so high for human like us that is called 'pride'. Yes, pride.
Coming back to title, what I've told to you readers from the beginning is parts of puzzle of my work that will be connected, so what is the thing connecting all that I've written? Internet and privacy? It comes to things in internet itself. You all know that internet has so many information like I've said before. All this matterias are unfiltered, so you can access everything by your own. So does those sex things, 18+ marks is placed so people know the limit. But what's with that? Actually, I think that those 18+ things has absolutely no use for people, even those who has surpass the age limit. Imagine if a 40 years old man look at this things? What makes that man pass the age limit? Nonsense.
So to see that those useless things are useless, what do we have to do? Leave it like that, because everything is out of our problem? No. we have to eliminate those things from our country. Those thing make the young generation be broken and weak. Those things make people become a sinner. I believe that none of all religion in the world give the right to that thing. There are more disadvantages for those matterias. Those things even have no meaning or use!
It's time for the world to change. The community has to be cleaned from those bad habits and broken parts of specimens. We have to filter all the information in Internet to prepare the future of our Indonesia so the next generation can be a clean and fresh community. Why? Because we love Indonesia.
We have to create a legend where all people of Indonesia are kind and nice. If we don't do it, who else?
That's all , my friends … please comment to my words . Hho. Make our world better!
Adios.
IT'S TIME TO CHANGE
Astral Projection Travel . maw coba ??
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, Sunday, September 6, 2009 at Sunday, September 06, 2009, in
Cara melakukan Astral Projection :
WARNING : Metode Astral Projection di bawah ini hanya bisa diterapkan pada diri sendiri. Membuat orang lain melakukan "Astral Projection" memerlukan kemampuan yang sangat tinggi.
Metode Astral Projection :
1. Anda harus berada dalam kondisi "relaksasi yang sangat dalam". Maka berbaringlah, dan mulailah untuk mengencangkan, lalu meregangkan otot-otot anda, mulai dari otot kaki hingga otot wajah. Tenangkan pikiran anda, pejamkan mata anda, tapi jangan tidur.
2. Setelah anda mencapai kondisi "relaksasi yang sangat dalam", kini saatnya untuk mengontrol nafas anda. Bernafaslah dengan pelan dan dalam, rasakan tiap tarikan nafas yan masuk dan keluar dari dalam tubuh anda. Lakukan terus hal ini sampai anda merasa telah memasuki alam relaksasi anda lebih dalam lagi.
3. Pada poin ini, ada dua hal yang harus anda perhatikan. Tubuh anda yang asli, dan tubuh astral anda. Jika anda merasa bahwa tubuh asli anda semakin berat dan semakin berat, inilah saatnya untuk membentuk tubuh astral anda. Bentuk tubuh astral anda dengan membayangkan benda-benda yang sangat ringan seperti gelembung sabun atau bulu. Rasakan benda-benda tersebut mulai naik ke atas, meninggalkan tubuh anda. Rasakan bahwa anda akan melayang ke atas, dan menjadi sangat-sangat ringan.
4. Anda dinyatakan berhasil mencapai tahap ini jika berhasil menciptakan suatu "infra merah", yang membuat segalanya yang sebelumnya gelap gulita mulai tampak detailnya. Anda mungkin akan merasa berada di sebuah ruang yang disinari cahaya ungu. Teruslah berkonsentrasi, buat cahaya-cahaya yang menerangi ruangan jauh lebih terang dari sebelumnya. Cobalah untuk berkonsentrasi pada suatu objek yang anda bayangkan ada di ruangan tersebut, misalkan bulan atau gambar. Jika berhasil, mata anda akan terasa sangat berat dan terpejam, namun anda tetap melihat segalanya dengan sangat jelas. Pada tahap ini, jangan kaget jika saat melihat ke bawah, anda menemukan tubuh anda sedang tertidur lelap. Jika hal ini sudah terjadi, selamat! Astral Projection anda telah berhasil.
Fakta seputar Astral Projection :
- Astral Projection sangat jarang langsung berhasil pada percobaan pertama. Biasanya seorang "Astral Projector" profesional pun memerlukan 2 sampai 3 kali percobaan.
- Penghalang terbesar suksesnya Astral Projection sebenarnya adalah alam sadar anda, yang tanpa anda sadari selalu mencoba mencegah terbelahnya tubuh anda ke tubuh nyata dan tubuh astral.
- Hipnotis dan musik berjenis "binaural beats" dapat mempermudah anda mencapai alam relaksasi yang sangat dalam.
- Semua orang dilahirkan dengan kemampuan untuk melakukan Astral Projection
Penjelasan Ilmiah
Teori Fisika Kuantum Modern (Masih menjadi perdebatan antar ilmuwan) :
*Sinar-sinar photon yang dipancarkan melalui suatu medium tertentu tidak selamanya penuh, namun kadang terputus-putus. Hal ini sebenarnya membuktikan bahwa ada interferensi dari sinar-sinar photon di dimensi waktu yang berbeda.
*Konsep ini pun berkembang ke teori tentang benda yang lebih padat. Beberapa orang menganggap bahwa waktu bukanlah sesuatu yang linear. Artinya, tidak ada "masa lalu", "masa kini", "masa depan", "kehidupan", ataupun " kematian". Sebenarnya, ada BANYAK DIRI KITA yang hidup dalam berbagai dimensi dalam waktu yang bersamaan.
*Ibaratnya sebuah dokumen yang dikirim via fax ke tempat lain, sebenarnya kita selama ini hanya melakukan "perjalanan antar dimensi", dari masa kecil hingga saat ini. Perjalanan ini akan terus berputar dalam satu siklus. Seperti dokumen yang dikirim lewat mesin fax, dokumen aslinya tidak pernah hancur dan masih bisa difax-kan lagi ke tempat lain.
*Artinya, para ilmuwan tersebut ingin mengatakan bahwa sebenarnya kematian itu tidak ada. Kita memang mati di satu dimensi, namun di dimensi-dimensi yang lainnya kita akan terus hidup, dan terus melakukan perjalanan antar dimensi.
Pendapat saya : Walaupun teori ini cukup menarik, namun sebagai umat beragama yang percaya pada dogma "hari pembalasan setelah kematian"; saya tidak mau mempercayai teori Fisika Kuantum Modern tersebut.
Old school Hero : terlupakankah??
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, Wednesday, September 2, 2009 at Wednesday, September 02, 2009, in
Labels:
renung
Kapak Maut Naga Geni 212
Senjata utama Wiro Sableng. Sebuah kapak besar bermata dua, dengan gagang berupa seruling dan ujung gagang berbentuk kepala naga. Di masing-masing mata kapak terukir angka 212. Di seri pertama Wiro Sableng : "Empat Berewok dari Goa Sanggreng", dikatakan bahwa kapak ini terbuat dari logam dan gading. Mulut ukiran naga dapat menembakkan jarum-jarum beracun, dengan jalan menekan tombol rahasia pada kapak. "Seruling" di gagang kapak dapat ditiup dan mengeluarkan suara yang sangat dahsyat. Beberapa musuh WIro Sableng yang tidak dapat dibunuh dengan kesaktiannya yang lain, dapat dikalahkan atau dibunuh dengan bunyi seruling ini, misalnya : Dewi Siluman dari Bukit Tunggul pada episode Dewi Siluman dari Bukit Tunggul, atau nenek Arashi pada episode Pendekar Gunung Fuji. Kapak ini baru dapat digunakan dengan mengerahkan tenaga dalam. Tebasannya terlihat seperti sinar putih dan mengeluarkan bunyi seperti dengungan ratusan tawon. Kapak ini juga mengandung racun mematikan. Pada episode Tiga Setan Darah dan Cambuk Api Angin, di akhir episode, pemegang Cambuk Api Angin terbunuh oleh racun ini, setelah tangannya putus ditebas Kapak Maut Naga Geni 212.
Batu Hitam 212
Batu hitam (batu bara? coal briquette?) seukuran telapak tangan orang dewasa, berukir angka 212. Jika batu hitam ini diadu dengan mata Kapak Maut Naga Geni 212, dapat memercikkan semburan api besar yang sangat panas.
Bintang 212
Senjata rahasia berbentuk bintang dengan ukiran angka 212, digunakan dengan cara dilemparkan, seperti senjata "shuriken" milik ninja. Bintang 212 digunakan dalam episode Keris Tumbal Wilayuda dan Rahasia Lukisan Telanjang
Beberapa kesaktian Wiro Sableng
Pukulan Harimau Dewa
Diwariskan oleh Datuk Rao Basaluang Ameh, mahluk setengah roh setengah manusia dari kepulauan Andalas. Di awali dengan tiupan di tangan sebelah kanan yang memunculkan gambar kepala harimau putih (Datuk Rao Bamato Hijau), pukulan ini sanggup menghancurkan apa saja tanpa perlu mengeluarkan tenaga dalam. Hanya beberapa musuh utama Wiro Sableng yang dapat mematahkan / mengimbangi pukulan Harimau Dewa ini, seperti Datuk Lembah Akhirat, yang mempunyai tenaga dalam setingkat para Dewa (yang didapat dari menghisap tenaga dalam para pendekar yang lain).
Pukulan Sinar Matahari
Diajarkan Sinto Gendeng alias Sinto Weni. Berupa sinar menyilaukan berwarna putih keperakan yang sangat panas. Diawali dari sinar putih keperakan memancar dari tangan, kemudian tangan digerakkan dengan gerakan memukul, dan sinar putih perak itu ditembakkan kepada lawan (energy blast/energy shot). Kekuatan pukulan ini adalah suhu yang sangat tinggi, dan dalam episode Halilintar Di Singosari, pukulan Sinar Matahari disebutkan dapat melumerkan borgol besi.
Pukulan Angin Es
Diajarkan Sinto Gendeng. Berupa suhu yang sangat dingin. Mampu membuat lawan tak dapat bergerak karena sangat kedinginan. Gerakannya berupa mengangkat kedua tangan lalu telapak tangan dikembangkan dan diputar perlahan-lahan, kemudian suhu udara di sekitar lokasi mulai dingin dan dapat membuat lawan yang dituju menjadi kaku seperti salju. Ilmu kesaktian ini biasa digunakan Wiro sewaktu menghadapi musuh yang mempunyai kesaktian berintikan api atau panas. Mayat Hidup dari Gunung Klabat dikalahkan Wiro dengan pukulan ini.
Pukulan Angin Puyuh
Diajarkan Sinto Gendeng. Berupa hempasan angin yang sangat deras.
Pukulan Dewa topan menggusur gunung
Diajarkan Tua Gila. Berupa hempasan angin yang sangat deras.
Pukulan Benteng Topan melanda samudera
Berupa hempasan angin yang sangat deras.
Pukulan Kunyuk melempar buah
Berupa hempasan angin yang deras dan berat, seperti sebongkah batu besar yang dilemparkan.
Ilmu silat Orang Gila
Diajarkan Tua Gila, paman guru (kakak seperguruan eyang sinto gendeng) Wiro di Pulau Andalas (sekarang Pulau Sumatera). Berupa gerakan-gerakan silat (martial arts) yang terlihat ngawur dan mirip gerakan orang gila, namun sangat berbahaya. Ilmu silat terdiri dari jurus-jurus, dan salah satu jurusnya yang terkenal adalah "Orang gila mengebut lalat".
(untuk lengkapnya , silahkan buka link ini : http://id.wikipedia.org/wiki/Wiro_Sableng )
pokoknya TOP dah wiro sableng ... kereng banget .
meski keren2 banget ye kerjaan anak indo tuh , ko eksistensi kemurnian Indonesia sekarang makin berkurang ya
ya gw harap negara kita bisa jadi lebih baik lagi n jadi bener2 kayak cita2 kita dulu , memajukan kesejahteraan umum dan kecerdasan bangsa serta perdamaian . beuhhh mantep banget dah , Ayo kita bangga dan banggakan negara kita Indonesia tercinta dengan eksis di luar negeri dengan nama baik dan jadikan negara kita yang terbaik !!! aaaamiiiiiin ....
wasalamm ....
Wiro Sableng
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, at Wednesday, September 02, 2009, in
Labels:
jadullll
__Marhaban Ya Ramadhan__
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, Saturday, August 22, 2009 at Saturday, August 22, 2009, in
Labels:
renung
pokoknya saat ini , gw mw ngucapin selamat beribadah puasa buat muslim di dunia, moga2 semua amalnya diterima, dan tingkatan amalnya ningkat drastis !! aaamiiin . Mgoa2 semua dari kita masuk sorga yaaa … aamiiin. 8-]]]
nah , sekarang gw ga taw ngebahas apaan .
Teringet cerita kemaren pas hari jumat sebelum puasa (gw kagak tarawehan kmren jumat, jaga rumah .. hhu) , gw ikutan sholat jumat (gw ikut terus!) di deket rumah gw , maklumlah udah libur , jadi ga usah repot2 lagi mw ke skolah pake baju seragam. Salah satu alasan kenapa gw seneng kalo gw sholat di mesjid deket rumah adalah gw ga perlu berebut wudhu . Tinggal wudhu di rumah , selesai .
Gw juga ga perlu bawa tas kemana2 (di skolahan juga kagak kaleee...)
gw ga perlu pake seragam yang rada baw keringet gara2 belajar -waw , belajar gw mpe kringetan , kan panas- buat sholat.
Dan yang paling gw syukurin kalo gw sholat di mesjid deket rumah tu ya , entah kenapa, gw ga bakalan ketiduran pas khotbah. Entah gwnya yang kecapean , mesjidnya yang adem gila, ataw emang gw sering digebok setan pala gw jadi ngantuk bener, yang penting gw mesti lega kalo di mesjid deket rumah gw sendiri sholat jumat sama otak gw rada nyambung, jadi sinkron gitu pikirannya. Laen kalo di mesjid sekolah tu otak gw rada2 pentium 2 gitu, orang dh khotbah ke2 gw masi naek turun ngangguk2 gitu , ajeb2 dah .
Mumpung gw inget banget cerita khotbah kemaren , gw mw ceritain apa yang gw ga biasa mampu denger di setiap hari jumat : khotbah jumat . (bukan karena gw panas kalo denger khotbah , tapi indra gw ga bisa melek pas duduk adem ayem gicyu)
karena menjelang ramadhan ,topiknya sudah pasti menyambut bulan Ramadhan, jadi diceritain sama khotibnya itu kenapa menyambut bulan romadhon tu pake frase “Marhaban ya Ramadhan”. Bukan karena ujungnya mirip, jadi kyak pantun, tapi emang ada asal katanya . Kan kalo di Arab sana ada lagi bahasa biasa kalo mw ngomong selamat datang, tapi gw lupa. Katanya marhaban tu asal katanya berasal dari kata yang artinya lapang, luas. Jadi artinya tu Rasulullah SAW menyambut ramadhan tu dengan suka cita, dengan lapang dada dan luas !! ga cuman asal ngomong doank loh . Huebat tenan emang rasul kita. Lagian ada juga hadits yang ngebicarain gini, “bulan rajab tu bulan Allah, bulan Sya'ban tu bulan Rasulullah, bulan Ramadhan tu bulan umat Muslim” (sori kalo ada salah, tolong dicomment. Gw rada lupa si). Jadi Allah tu udah ngasi kita bulan Ramadhan !! ternyata bulan penuh rahmat, Ramadhan tu ga ada tujuan lain selain cuman buat Muslim !!! bewww
sekalian juga, khatib tu ngasi taw cerita jaman dulu asal usul adanya bulan Ramadhan yang tercinta ini. Jadi begini kisahnya (sori rada plin-plan, ceritanya gaya gw):
alkisah dulu Jibril sang Malaikat turun ke dunia dengan sayapnya (emang malaikat tu punya sayap loh . Di Qur'an disebutin katanya sayapnya ada 2 3 4 dst) menyampaikan pada Rasulullah bahwa umatnya dan umat terdahulu memiliki 4 perbedaan besar, yaitu :
-umat terdahulu sangat kuat, sedangkan umat akhir zaman sangat lemah (mereka membangun rumah di gua-gua dengan batu , dengan hanya mengandalkan tangan dan akal ! Lah kita ?? ngangkat batu aj susah kayak gimana )
-umat terdahulu umurnya sangat panjang dibandingkan umat kita (umur nabi Nuh aja sampe 900-an, kita cuman 70-an)
-umat terdahulu sangat besar badannya, umat kita sangat kecil dibandingkan dengannya (bayangin aj, dadanya Nabi Adam tu lebarnya 5 hasta ataw 7 METER. Gila)
-umat terdahulu sangat besar amal ibadahnya dibandingkan umat kita
lalu Rasulullah SAW berlutut ke tanah dan berdoa kepada Allah agar umatnya diselamatkan dari api neraka dan diberikan berkah agar dapat disamakan amalannya dengan umat terdahulu. Doa tersebut langsung dihijabah oleh Allah. Allah lalu mengutus malaikat (lupa namanya ) dan memberi tahu Rasulullah bahwa Allah telah mendengar doanya dan dikabulkan . Dan dengan itu Allah memberi berkah kepada umat Muslim bulan Ramadhan …..
waaaaww ,ternyata kita ni umat yang beruntung. Cuman idup 70 taon bisa ngekor amalan umat terdahulu yang nyampe 900 taon . Merinding gw mikirinnya, gila hoki bener gw . Tapi emang itu kenyataan , jadi kita harus mensyukuri bulan ini dengan beribadah leeeeeeuubih banyak lagi (dah pake u loh, artinya ga cuma banyak , tapi buanyak) . Beberapa rekomendasi dari khotib kemaren tuh :
-puasa itu sendiri
-membaca Quran
-berdzikir
-banyak bersedekah
yahh itulah apa yang saia dengar dari khotib kemaren jumat. Semoga dengan ini kita bisa lebih beriman pada Yang Maha Mengetahui, sehingga kita bisa mendapat Ridho dariNya. Aamiiin. Wallahualam.
“siapa yang menyambut bulan Ramadhan dengan suka cita dan ikhlas, maka tida balasan baginya kecuali surga.”
breaking news : 1x ngisi pulsa dapet 20rb !!
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, Wednesday, August 12, 2009 at Wednesday, August 12, 2009, in
adeknya pusing , seorang pemuda terkurung di luar rumah
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, Monday, August 10, 2009 at Monday, August 10, 2009, in
Hari ini bener2 hari yang bikin capeeeeeee …
Masa pelajaran ditambah 10 menit per jam ???? emang si , cuman pas 2 jam pelajaran terakhir, tapi kan itu artinya gw yang harusnya bisa balik jam 15.30, waktu yang sangat mepet untuk sholat, ganti baju, ngambil buku dan berangkat ke tempat les (namanya ga bisa disebutin , kami kan ga boleh iklan ... hhe . kami ?? ) jam 16.30 , mesti ditambah waktunya jadi 15.50 ??? apa kata dunia ??? gawat, gawat .....
Tapi hari ini gw ga ikut les , si .... gara2 gw sakit pala dari siang . asli dah menyut banget, senut2 gitu kayak arteri gw ada di jidat .. mungkin gara2 gw ga makan kali ya , jadi otak gw kekurangan glukosa, jadi ga ada energi dah ... hhe bahasa gw . 8-P
Jadi hari ini gw ketiduran tadi sore dari jam setengah 5 sampe setengah 7 . gila dah , ko bisa gw ketiduran ya ?? tapi asli dah gara2 gw ketiduran tadi , kk gw kekurung di luar sampe jam stgh 7 di luar rumah . hha . masalahnya kan kk gw les tadi , gw kan lupa (sebenernya bener2 ga nyadar, yang kepikiran cuman sakit kepala ) , jadi gw kayak ga peduli gitu ketiduran di kasur kk gw (bukan kasur gw lagi ) pas kk gw balik jam 6 n ga kepikiran ko jendela rumah gw ga ada yang ditutup n ga ada lampu nyala. Bingung deh dy , langsung manjat pager dh n ngetok2 pintu . hha , asli sadis bener gw . sori2 y daganda .
Sekarang gw lagi nonton tipi , cody banks 2 . ngakak dah liatnya , ga nahaaaaan !!!
Two thumbs up dah tu film . mana dy maen clarinet gitu , bisa hoki klarinetny maen sendiri . haha . 8-]] . tapi gara2 nonton itu gw pengen ikut orkestra deh , maen apa kek biola atw klarinet . coba bisa ,,,,, tapi gw harus usaha !!!
Yawd segitu dulu y , nonton dulu .....
gile , obsesi dokter bedah nih
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, Thursday, August 6, 2009 at Thursday, August 06, 2009, in
Labels:
extrem
MOSKOW-MAHASISWI kedokteran yang satu ini benar-benar maniak. Untuk mempelajari anatomi manusia, dia menghabisi nyawa dua wanita dan mempelajari proses kematiannya.
Polisi Rusia tak mengungkap detail identitas mahasiswi yang sedang mengejar gelar dokter itu. Wanita 24 tahun tersebut hanya diketahui bernama Tatyana. Dia membunuh dua korbannya dengan menggunakan kapak, kemudian mempelajari detikdetik saat nyawa manusia tercabut. Penyidik dari kepolisian Rusia me nyatakan, wanita tersebut mengakui pembunuhan itu. Korban pertama adalah tetangganya sendiri, Olga Stepushenko, 85. ‘’Saya mengambil kapak dan memukulkannya ke kepala
korban beberapa kali,’’ aku Tatyana seperti dikutip Daily Mail. Tatyana melanjutkan kesaksiannya.
‘’Saat dia jatuh, saya duduk di sebelahnya (korban) dan menunggu sampai dia meninggal. Saya
melihat pemandangan yang sulit dipercaya,’’ tambahnya. Rupanya, Tatyana ketagihan pemandangan kematian tersebut. Empat hari kemudian, dia membu nuh tetangga Olga, Zoya Karpova, 87. Tatyana membacokkan kapaknya delapan kali sampai wanita malang itu meninggal. Tatyana baru kembali ke flat tempat tinggalnya dua minggu kemudian, untuk mempelajari mayat dua korbannya yang mulai membusuk.

Dia membuat catatan khusus tentang proses pembusukan jenazah. ‘’Saya ingin mendapatkan informasi lebih detail dari proses kematian untuk bahan tugasku. Saya ingin melihat bagaimana cacing bias mengurai jasad Zoya (salah satu korbannya, Red),’’ terangnya.
Tatyana memasukkan hasil observasi tersebut ke dalam disertasinya di sebuah institut kedokteran terkemuka di Rusia. Mahasiswi asal Novosibirsk, Siberia, yang sebentar lagi mendapatkan gelar dokter ahli bedah itu ditangkap sebelum menyelesaikan analisisnya terhadap dua jenazah korbannya. Gambar milik polisi – wajah Tatyana dikaburkanmemperlihatkan bagaimana dia membunuh orbannya dan darah keduanya mengalir dari celah pintu.

‘’Saat dua pembunuhan dengan modus yang sama terjadi, kami sadar sedang berurusan dengan seorang maniak,’’ terang seorang petinggi di kepolisian.
Sejumlah tetangga korban mengatakan kepada polisi, Tatyana beberapa kali mengunjungi dua korbannya. Hasil investigasi di dalam flatnya, ditemukan sebuah kapak yang masih menyisakan
bercak darah para korban. (jpnn)
______________
Serem juga yagh jadi dokter...
apaLagi dokter bedah...forensik..yg berhubungan sama mayat2 dagh...
yang maw ke kedokteran, cuma satu pesan saya : jangan bermimpi terlalu tinggi karena jika mimpi anda terlalu tinggi, anda akan melakukan apa pun, termasuk yang lebih parah dari ini .... well who knows the future ??
HA A A A A A A ...... (hari yang pilu)
Posted by
M. Gilang E. W. E. aka Mr. Gilang
, Tuesday, August 4, 2009 at Tuesday, August 04, 2009, in
Penyanyi Mbah Surip dikabarkan meninggal dunia, akibat penyakit serangan jantung. Penyanyi Mbah Surip dikabarkan meninggal dunia, akibat penyakit serangan jantung di Rumah Sakit Jantung, Pusdikkes, di Jalan raya Bogor, siang ini pukul 10.30 wib, Selasa 4 Agustus 2009. Bagian UGD Agus, perawat mengakui meninggalnya Mbah Surip. "Benar meninggal dunia sekitar pukul 10.30 Wib," kata Agus. Padhal di Bulan Ramadhan ini, Mbah Surip penuh dengan kejutan. Setelah mengumumkan akan menciptakan lagu anak-anak, penyanyi bernama asli Urip Aryanto ini mendadak mengaku sudah menyiapkan lagu khusus menyambut bulan Ramadhan |
TEMPO Interaktif, Jakarta - Jenazah artis Mbah Surip yang ngetop dengan lagunya "Tak Gendong" akan dimakamkan di kompleks "Bengkel Teater" milik WS Rendra di Citayam, Depok, Jawa Barat. Saat ini, jenazah sedang dimandikan di rumah pelawak Srimulat, Mamiek Prakoso, di kampung Makasar, Jakarta Timur. Proses pemandian mengalami kesulitan karena banyaknya pelawat, penggemar maupun wartawan yang mengikuti proses tersebut. "Setelah dimandikan akan dibawa ke rumah duka baru dimakamkan di pemakaman milik WS Rendra," kata Tarzan kepada wartawan, Selasa (4/8). Saat ini, anak-anak, cucu dan saudara-saudara Mbah Surip masih dalam perjalanan dari Mojokerto ke Jakarta. Pemilik nama lengkap Surip Ariyanto, kelahiran Mojokerto, 5 Mei 1949 itu, meninggal di rumah sakit Pusdikkes di Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (4/8) hari ini sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah dinyatakan meninggal, jenazah langsung dibawa ke rumah Mamiek Prakoso, tempat semalam sebelumnya ia menginap di rumah sahabatnya itu. Dokter Setyaningsih yang menangani pemeriksaan menyatakan Mbah Surip sudah meninggal saat sampai di rumah sakit. Saat itu kondisi jantungnya sudah tidak berdetak, nafas tidak ada, pupil mata membesar dan tubuh sudah biru, dan dari mulut mengeluarkan air liur. "Dipacu jantung pun sudah tidak bisa," kata Setyaningsih di rumah sakit Pusdikkes, Selasa (4/8). Penyebab kematiannya belum bisa dipastikan karena rumah sakit hanya melakukan pemeriksaan luar dan tidak ada otopsi. Sebelumnya, Mbah Surip menginap di rumah artis pelawak Srimulat, Mamiek Prakoso, di kampung Makasar, Jakarta Timur. Dia menginap bersama putranya, Farid. Menurut Mamiek, Mbah Surip memang kecapekan dan semalam dia diare berkali-kali. Namun, tadi pagi dia masih sempat sarapan bubur ayam. "Selesai makan sekitar pukul 9 pagi, dia kembali istirahat," kata Mamiek. Kurang lebih satu jam kemudian, Farid menemukan bapaknya itu, di tempat tidur sudah tidak sadarkan diri dan mulutnya keluar liur. "Kami langsung membawanya ke rumah sakit," tambahnya. Suasana rumah Mamiek di kampung Makasar masih dipadati pelawat, wartawan, dan juga penggemar Mbah Surip. Di antara kerumunan pelawat tampak banyak artis dan seniman, seperti Doyok, Tessi, Tukul, Jaja Mihardja, pelukis Slamet Jenggot, dan Manohara. RINA WIDIASTUTI |
Mbah Surip
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
| Mbah Surip | |
|---|---|
| Latar belakang | |
| Nama lahir | Urip Ariyanto |
| Lahir | 5 Mei 1949 |
| Meninggal | 4 Agustus 2009 (umur 60) Jakarta |
| Nama lain | Mbah Surip |
| Pekerjaan | penyanyi |
Urip Ariyanto (lahir di Mojokerto, Jawa Timur, 5 Mei 1949 – wafat di Jakarta, 4 Agustus 2009 pada umur 60 tahun)[1] adalah seorangpenyanyi Indonesia. Ia populer dengan sebuah lagu yang berjudul "Tak Gendong".
Daftar isi[sembunyikan] |
[sunting]Karir
Mbah Surip yang bernama asli Urip Ariyanto, pernah mendapatkan penghargaan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk kategori menyanyi terlama. Ia pernah ikut membintangi beberapa film dan beberapa kali pula tampil di televisi.[2] Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip menjalani berbagai macam profesi. Mulai pekerjaan di bidang pengeboran minyak, tambang berlian bahkan lelaki yang memiliki gelar Drs, Insinyur, dan MBA ini pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas,Yordania, dan California.[3]
[sunting]Kematian
Mbah Surip meninggal pada tanggal 4 Agustus 2009 pada pukul 10.30 WIB pagi, di puncak kepopulerannya di kancah musik Indonesia. Mbah Surip meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pusdikkes TNI AD, Kramat Jati, Jakarta Timur. Menurut Martina Omega bagian rekap medik RS Pudikkes, jenazah Mbah Surip sempat berada selama satu jam di RS Pusdikkes.[4] Jenazah kemudian langsung di bawa pulang oleh kerabat yang membawanya yaitu pelawak Mamiek Prakoso. Ia meninggal dunia pada tanggal 4 Agustus 2009, diperkirakan akibat gagal jantung.
[sunting]Diskografi
- Ijo Royo-Royo (1997)
- Indonesia I (1998)
- Reformasi (1998)
- Tak Gendong (2003)
- Barang Baru (2004)
[sunting]Referensi
- ^ Mbah Surip Meninggal Dunia, diakses pada 3 Agustus 2009
- ^ Mbah Surip: Manusia Indonesia Sejati, diakses pada 7 Juli 2009
- ^ Mbah Surip, diakses pada 7 Juli 2009
- ^ Mbah Surip Meninggal Dunia, diakses pada 3 Agustus 2009

